Meningkatkan Kemandirian Emosi dan Sosial Remaja Pengguna Narkoba Melalui Program Konseling Sebaya di Pengajian Mingguan: Studi di PAC IPNU-IPPNU Wuluhan Jember

Enhancing Emotional and Social Independence of Adolescent Drug Users through a Peer Counseling Program in Weekly Islamic Study Groups (Case Study at PAC IPNU-IPPNU Wuluhan Jember)

Authors

  • Muhammad Muhib Alwi Fakultas Dakwa IAIN Jember
  • Maskud Maskud Fakultas Dakwa IAIN Jember
Emotional and social independence, Teenager, Drugs, Peer Counseling

Problems that arise in adolescence include: problems related to physical and motor development, problems related to the development of social behavior, religious morality, and problems associated with the development of emotional personality. Unstable and uncontrollable emotional reactions and expressions during adolescence can have an impact on their personal and social life. Where teens feel depressed and withdrawn or actually behave aggressively. Today teenage life is so alarming. The behavior of free sex, drinking, drug abuse, antisocial, and brawl between gangs became their lifestyle. As happened in the district of Wuluhan Jember. Therefore it needs serious and thorough handling. One of the handling done is with peer counseling, where after peer counseling by the mentor of IPNU-IPPNU cadres for two months there is a significant change of social independence. Where adolescent drug victims are more independent in the social attitude so have the courage to refuse the offer drugs. 

Masalah yang muncul pada masa remaja meliputi: masalah yang berkaitan dengan perkembangan fisik dan motorik, masalah terkait perkembangan perilaku sosial, moral keagamaan, serta masalah yang berhubungan dengan perkembangan kepribadian emosional. Reaksi dan ekspresi emosi yang tidak stabil dan sulit dikendalikan pada masa remaja dapat berdampak pada kehidupan pribadi dan sosial mereka. Di mana remaja merasa tertekan dan menarik diri atau justru menunjukkan perilaku agresif. Saat ini kehidupan remaja sangat memprihatinkan. Perilaku seks bebas, minum-minuman keras, penyalahgunaan narkoba, perilaku antisosial, serta tawuran antar geng menjadi gaya hidup mereka. Hal ini seperti yang terjadi di Kabupaten Wuluhan Jember. Oleh karena itu diperlukan penanganan yang serius dan menyeluruh. Salah satu penanganan yang dilakukan adalah melalui konseling sebaya, di mana setelah dilakukan konseling sebaya oleh pembimbing kader IPNU-IPPNU selama dua bulan, terjadi perubahan yang signifikan dalam kemandirian sosial. Remaja korban narkoba menjadi lebih mandiri dalam sikap sosial sehingga memiliki keberanian untuk menolak tawaran narkoba.

2018-04-15

How to Cite

Alwi, M. M., & Maskud, M. (2018). Meningkatkan Kemandirian Emosi dan Sosial Remaja Pengguna Narkoba Melalui Program Konseling Sebaya di Pengajian Mingguan: Studi di PAC IPNU-IPPNU Wuluhan Jember: Enhancing Emotional and Social Independence of Adolescent Drug Users through a Peer Counseling Program in Weekly Islamic Study Groups (Case Study at PAC IPNU-IPPNU Wuluhan Jember). An-Nisa’ Journal of Gender Studies , 11(2), 1-18. https://annisa.lppmuinjember.com/index.php/annisa/article/view/95

Similar Articles

1-10 of 54

You may also start an advanced similarity search for this article.